Previous
Next

Varian Produk

Teh Celup Moringa Kidom

Teh Celup Moringa KIDOM adalah minuman kesehatan berbahan dasar Daun Kelor yang bermanfaat untuk meningkatkan Imunitas (Daya Tahan Tubuh), Fungsi Ereksi, memperbaiki Fungsi Pencernaan, menormalkan Tekanan Darah Tinggi, serta mencegah Diabetes.

masker kelor

Mengurangi flek hitam, mencerahkan wajah, mencegah dan mengurangi jerawat, mengurangi minyak berlebihan, menghaluskan kulit wajah, mengecilkan pori-pori, menunda penuaan dini (anti aging), mengangkat sel kulit mati.

Teh Moringa SaSaMbodoM Powder

Adalah minuman kesehatan berbahan dasar Daun Kelor dalam bentuk serbuk yang bermanfaat untuk memperbaiki Fungsi Jantung, Ginjal, mencegah Kencing Manis, serta menambah Stamina.

Nama ini dipilih bertujuan untuk mengenalkan salah satu Provinsi NTB di kancah Nasional hingga Global.

kapsul moringa sasambodom

Merupakan salah satu Inovasi Kapsul Ekstrak Kelor produk suplemen alami obat tradisional kaya akan kandungan Vitamin yang bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, menurunkan kolesterol, sebagai Anti Oksidan, membantu mengatasi kanker, dan menambah stamina.

mori coffee

Mori Coffee merupakan salah satu Inovasi baru Cita Rasa Kopi berpadu dengan Khas Aromatik Daun Kelor yang kaya akan Sumber Protein, Vitamin, dan Kaya Mineral dengan tujuan meningkatkan kesehatan bagi tubuh diantaranya menambah Stamina, mengagasi Stress, mencegah Anemia, menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan otot serta menurunkan resiko penyakit ginjal.

Teh morikai

MORIKAI ialah singkatan dari “Moringa Kilo Asli Indonesia” yang dibudidayakan oleh petani lokal dari tanaman kelor yang tumbuh alami hidup di daerah tropis Kec. Kilo Kab. Dompu.

Morikai memiliki makna yang unik terkandung dalam bahasa daerah Bima suku Mbojo, Kata “Mori” artinya “Kehidupan” sedangkan “Kai” ialah ”Sumber”. Sementera kata “Morikai” dalam bahasa Jepang yang berarti “Hutan”.

Teh Morikai terbuat dari bahan baku kelor yang bersumber dari tanah tua yang berasal dari 5 letusan Gunung Berapi ribuan tahun lalu silam di NTB